Sepasang Kekasih Mencuri Motor Tetangga, Diringkus Oleh Polisi


pexels-kindel-media-7714795 (1).jpg
Sumber: Kindel Media on Pexels

Pasangan kekasih yang bernama Handy Agustiar (23) bertempat tinggal di Jalan Kedurus, Karang Pilang dan Muhriza (24) bertempat tinggal di Banyu Urip, Sawahan, Surabaya diringkus oleh Unit Reskim Polsek Sawahan. Mereka ditangkap usai mencuri motor Yamaha Mio Soul GT hitam dengan plat nomer L 4806 TW milik Asnawi (48) warga sekitar yang berasal dari Banyu Urip.

Pencurian yang dilakukan sepasang kekasih tersebut telah terekam Closed Circuit Television (CCTV) warga sekitar yang memudahkan tugas anggota unit Reskrim Polsek Sawahan untuk melakukan penyelidikan. Handy Agustiar mengaku telah mendapat peluang besar lantaran motor yang diincarnya tidak dikunci setir oleh pemiliknya.

Kapolsek Sawahan, Kompol Risky Fardian mengatakan bahwa penangkapan tersebut berawal dari laporan salah satu warga Jalan Banyu Urip Kidul yang mengaku telah kehilangan sepeda motornya. Berdasarkan laporan tersebut kepolisian langsung melakukan pengecekan di Tempat Kejadian Perkara (TKP). Di sekitar TKP anggota kepolisian menemukan keberadaan CCTV yang merekam aksi pencurian pelaku.

Sepasang kekasih tersebut terlihat berbagi tugas untuk melancarkan aksinya. Pelaku yang bernama Handy Agustiar bertugas untuk mendorong sepeda motor curiannya ke rumah pacarnya. Sedangkan pacarnya yang bernama Muhriza bertugas  mengawasi kondisi sekitar guna was-was jika ketahuan oleh pemilik sepeda motor. Setelah menerima laporan dari sang pemilik sepeda motor, unit Reskrim Polsek Sawahan yang bertugas langsung melakukan pengecekan terhadap CCTV yang berada di sekitar lokasi kejadian.

WhatsApp Image 2022-09-29 at 21.24.37.jpeg
Sumber: Istimewa on radarsurabaya.id

Setelah mengantongi ciri-ciri pelaku pencurian motor, polisi akhirnya meringkus kedua orang tersebut. HA dan MU mengaku baru pertama kali melakukan aksi kejahatan yaitu mencuri motor. Aksi pencurian tersebut bermula dari HA yang apel ke kos MU di Jalan Girilaya. Saat memasuki kampung Girilaya, HA melihat ada sebuah sepeda motor yang di parkir sembarangan. Kemudian HA menghubungi pacarnya yang bernama MU untuk membantu aksi jahatnya. Mereka menyiasati dengan berpura-pura membeli es di sekitar lokasi kejadian, setelah mereka yakin bahwa ada peluang besar karena sepeda motor dalam kondisi tidak dikunci setir HA langsung mendorong sepeda motor curian tersebut dan menyimpannya di kosan pacarnya MU. Pelaku yang telah mengambil sepeda motor tersebut, Handy Agustiar, ditangkap di kosannya yang berada di Jalan Kedurus. Begitupun dengan pasangannya yang bernama Muhriza juga ditangkap lebih dulu oleh anggota unit Reskrim Polsek Sawahan.

Pemuda tersebut mengaku membawa sepeda motor itu bersama pacarnya ke tukang kunci meminta untuk dibuatkan kunci baru dengan alasan kunci motornya telah hilang. Pelaku pencurian motor mengatakan bahwa ia nekat mencuri sepeda motor karena ia tidak memilikinya dan ia malu sering meminjam sepeda motor pacarnya. Ia tidak berniat menjual sepeda motor tersebut, namun akan ia gunakan untuk kegiatan sehari-hari.

WhatsApp Image 2022-09-29 at 21.28.03.jpeg
Sumber: Deny Prastyo Utomo on detikjatim

Dari pengungkapan kasus tersebut, polisi menyita sepeda motor Yamaha Mio Soul GT warna hitam milik korban, kunci duplikat yang baru dibuat, dan juga rekaman CCTV. Kedua tersangka dikenakan pasal 362 KUHP tentang pecurian yang berisi “Barang siapa yang mengambil barang sesuatu, atau yang seluruhnya atau sebagian kepunyaan orang lain dengan maksud untuk memiliki secara melawan hukum diancam karena pencurian, dengan pidana penjara paling lama lima tahun atau pidana denda paling banyak sembilan ratus rupiah. Setiap tindak kejahatan pasti ada hukumannya, begitu juga dengan tindak pencurian. Kita sebagai masyarakat sosial harus lebih berhati-hati dalam menjaga barang kita dan mengingatkan orang sekitar apabila teledor dengan barangnya. Karena jika sudah terjadi kehilangan, kita sendiri yang akan rugi.


0 Komentar :

    Belum ada komentar.