Pembuatan Taman Obat Keluarga (TOGA) dalam Rangka Penguatan Ekonomi Desa Pasca COVID-19 oleh Mahasiswa KKN UMG 2022 di Dusun Landean Balongpanggang


[Pengesahan Taman TOGA bersama Perangkat Desa Tanah Landean]

Dalam rangka penguatan ekonomi desa pasca pandemi COVID-19, Mahasiswa KKN Universitas Muhammadiyah Gresik mencoba memanfaatkan lahan produktif untuk ditanami Tanaman Obat Keluarga (TOGA). Mahasiswa KKN ini berjumlah 16 orang yang berasal dari Program Studi Manajemen, Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD), Pendidikan Bahasa Inggris (PBI), dan Psikologi, yang tergabung ke dalam kelompok 7 KKN UMG Semester Genap TA 2021/2022.  

Tanaman Obat Keluarga (TOGA) adalah tanaman yang berkhasiat, ditanam di lahan produktif yang berada di samping PAUD Sinar Kumala Dusun Landean, Desa Tanah Landean, Kecamatan Balongpanggang, Kabupaten Gresik, lokasi tempat pembuatan tanaman TOGA untuk memenuhi keperluan obat-obatan masyarakat dan juga penguatan ekonomi desa pasca COVID-19. Selain sebagai obat, TOGA juga memiliki manfaat lain yaitu sebagai penambah gizi, bumbu dan tentunya dapat menambah keindahan halaman PAUD Sinar Kumala.

Pengesahan Tanaman Obat Keluarga (TOGA)

Pengesahan Tanaman Obat Keluarga (TOGA)

Ketua KKN kelompok 7 Vaival Abidin mengatakan, "Dengan pemanfaatan Tanaman Obat Keluarga sebagai obat tradisional, diharapkan menjadi contoh bagi masyarakat sehingga dapat diaplikasikan di rumah masing-masing, hal ini bertujuan untuk menunjang kelangkaan akan kebutuhan bahan pengganti obat-obatan dimasa Pandemi COVID-19 sekarang ini dan juga dapat menambah wawasan pengetahuan tentang khasiat dari beberapa tanaman toga."

Pengesahan Tanaman Obat Keluarga (TOGA)

Pengesahan Tanaman Obat Keluarga (TOGA)

Pembuatan tanaman TOGA ini dilakukan secara bertahap selama masa KKN, mulai dari penggemburan tanah kosong, pencarian bibit tanaman, penanaman, pembuatan pagar pembatas, pemasangan paranet, pemasangan penanda nama-nama tanaman, hingga penyiraman secara teratur setiap hari. Pada saat penanaman, mahasiswa KKN UMG bekerja sama dengan Karang Taruna Dusun Landean dalam mencari bibit hingga penanaman tanaman. Program kerja ini dimulai sejak Hari Minggu Tanggal 28 Agustus 2022 dan diakhiri dengan kegiatan penyerahan taman toga kepada Desa Tanah Landean yang diwakili oleh perangkat desa pada Hari Kamis Tanggal 1 September 2022.

Menurut DPL Nur Maulida Safitri S.Kel., MP, “Tanaman toga banyak dibutuhkan oleh masyarakat, baik sebagai bumbu masakan maupun sebagai obat tradisional. Hasil KKN mahasiswa diharapkan mampu membantu masyarakat untuk mendapatkan beraneka ragam tanaman berkhasiat secara langsung di desa karena manfaat jangka panjangnya yang sangat banyak bagi kesehatan, terutama pasca Covid-19.”

Mahasiswa KKN UMG dengan perangkat desa

Mahasiswa KKN UMG dengan perangkat desa

Kegiatan pengesahan taman toga dihadiri oleh Kepala Desa Tanah Landean beserta jajaran perangkat desa. Bapak Feri Hermawan selaku Kepala Desa Tanah Landean menyampaikan "Terimakasih kepada mahasiswa KKN Universitas Muhammadiyah Gresik yang telah membantu dan ikut serta dalam kegiatan di Desa Tanah Landean. Dengan pemanfaatan Tanaman Obat Keluarga, diharapkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat tentang pentingnya meningkatkan imunitas tubuh pada masa pandemi COVID-19 dapat meningkat," imbuhnya. Bapak Feri Hermawan pun berharap dengan adanya tanaman TOGA ini dapat terus dijaga dan dirawat yang nantinya bisa sangat berguna untuk masyarakat sekitar.

Dengan adanya tanaman obat keluarga (TOGA) di Dusun Landean ini kami mahasiswa KKN Universitas Muhammadiyah Gresik mendapatkan respon baik dari masyarakat sekitar. Setelah dilaksanakannya program kerja Tanaman Obat Keluarga (TOGA) ini diharapkan dapat memberikan sumbangasih berupa solusi/ pemecahan masalah atas permasalahan yang terjadi di Dusun Landean serta dapat diimplementasikan oleh masyarakat sekitar terutama warga yang memiliki usaha jamu tradisional agar masyarakat desa ini lebih mandiri, berdaya, dan perekonomian desa meningkat.

Artikel ini ditulis oleh Syathirotul Ath'af dan Choirotul Mahmudah.



0 Komentar :

    Belum ada komentar.