Hidup Sehat dengan Menghindari Minum-minuman dalam Kemasan


istockphoto-1034842510-612x612.jpg
Sumber: efetova on iStock

Terlalu banyak gula bisa meningkatkan risiko diabetes dan jumlah lemak di hati.  Tak cuma itu, gula juga berkontribusi besar terhadap kenaikan berat badan, dan kerusakan pada gigi. Ahli kesehatan dan nutrisi telah mengimbau pentingnya memerhatikan asupan gula, karena banyaknya gula tambahan yang dimasukkan ke dalam berbagai makanan dan minuman sehari-hari. Menjaga kadar gula darah agar tetap seimbang itu sangat penting. Mungkin kalian pernah mendengar bahwa pasien diabetes harus selalu memantau kadar gula darah di tubuhnya. Ini karena kalau kadar gula darah pasien diabetes terlalu tinggi, bisa berbahaya untuknya. Menjaga gula darah supaya tetap seimbang itu penting dilakukan oleh siapapun, termasuk orang yang sehat. Diabes atau kencing manis merupakan penyakit berbahaya yang ditandai dengan kadar gula darah (glukosa) tinggi. Penyakit ini disebabkan oleh kadar gula yang menumpuk di dalam darah sehingga dapat menyebabkan beberapa organ tubuh terganggu.

Produk minuman manis sangat laku di pasaran dan makin lama makin beragam jenisnya. Meski rasanya nikmat, minuman manis bisa membahayakan kesehatan, apalagi jika dikonsumsi secara berlebihan. Minuman manis merupakan jenis minuman yang telah diberikan pemanis, seperti gula cair, brown sugar, sirop, madu, konsentrat buah, dan pemanis buatan. Beberapa contoh minuman manis yang banyak digemari adalah soda, jus buah, minuman kemasan, dan minuman boba. Selain tinggi gula, produk minuman manis tidak banyak mengandung nutrisi yang bermanfaat bagi tubuh. Ada banyak jenis minuman dalam kemasan bermunculan di zaman serba modern ini. Selain mudah didapat, minuman dalam kemasan cenderung menawarkan harga miring yang ramah di kantong. Tidak ada larangan untuk meminum minuman dalam kemasan, asal kita mengetahui berapa kadar konsumsi gula seseorang dalam satu harinya. Untuk mengetahui batas aman konsumsi minuman dalam kemasan, hal terpenting yang harus terlebih dahulu tahu adalah berapa batas konsumsi gula per hari yang wajar. Menurut Pedoman Gizi Seimbang dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, asupan gula harian tidak lebih dari 50 gram atau setara 4 sendok makan per hari. Untuk anak-anak, batas ini tentu akan lebih rendah, yakni sekitar 12–25 gram per hari atau setengah dari batas konsumsi orang dewasa.

Setelah mengetahui kandungan kadar gula dalam minuman, meskipun tidak dilarang, ada baiknya kita lebih berhati-hati untuk memilih minuman dalam kemasan. Lalu apa saja minuman dalam kemasana yang harus kita hindari?
1. Jus dalam Kemasan

pexels-charlotte-may-5946622.jpg
Sumber: Charlotte May on Pexels

 

Minuman kemasan memang jadi solusi praktis di saat Anda sedang bepergian atau malas membuatnya sendiri. Tetapi waspadai minuman kemasan bahkan jika minuman tersebut digadang-gadang sebagai minuman sehat seperti jus. Tak bisa disamakan seratus persen dengan jus buatan sendiri, jus dalam kemasan umumnya hanya mengandung sedikit buah dan lebih banyak gula yang nyaris tak bisa dibedakan dari minuman bersoda. Maka, sebaiknya Anda membuat sendiri jus buah di rumah tanpa tambahan gula dan hindarkan anak-anak Anda dari jus dalam kemasan.

2. Soda 

pexels-pixabay-50593.jpg
Sumber: Pixabay on Pexels

                                                                
Minuman satu ini memang sangat menggoda untuk dikonsumsi dalam cuaca terik. Tak hanya orang dewasa, anak-anak pun menyukai minuman bersoda terlebih saat ini banyak produsen minuman soda yang menawarkan berbagai macam rasa dalam tampilan warna yang menarik. Perlu Anda ingat bahwa kandungan minuman bersoda tidak memiliki nilai gizi selain gula dalam jumlah besar yang bisa mengakibatkan obesitas dan radang tenggorokan pada anak-anak.
3. Air Bervitamin

istockphoto-1093730720-612x612.jpg
Sumber: leonello on iStock

 

Vitamin water atau air bervitamin harusnya menjadi minuman sehat. Namun, ternyata minuman ini juga tidak disarankan untuk sering diminum, lo.
Air ini mungkin memang mengandung banyak vitamin, tapi kandungan gula dan perasa juga ada di dalamnya. Sebotol air bervitamin mengandung kurang lebih 31 gram gula atau setara dengan hampir delapan sendok teh. Tentu akan sangat berbahaya jika kita mengonsumsi dalam jangka waktu pendek.

Itulah bahayanya minuman dalam kemasan yang sering dianggap sehat, padahal sangat berbahaya untuk kesehatan. Lebih baik kita minum air putih saja lalu makan buah utuh atau membuat jus buah sendiri. Jika kalian sering mengonsumsi minuman dalam kemasan, periksakan diri kalian ke dokter untuk mengetahui kadar gula dalam diri kalian.


0 Komentar :

    Belum ada komentar.