Beri Santoso Dapat Apresiasi dari Bupati Jombang


Jatimnews -  Bupati Jombang, Mundjidah Wahab memberikan apresiasi kepada Rahmat Beri Santoso, pemain sepak bola asal Dusun Cangkringmalang, Desa Carangrejo, Kecamatan Kesamben yang telah berhasil bergabung di timnas Indonesia pada Kualifikasi Piala Asia U-20 2023.

Beri telah menjadi pesepakbola profesional yang turut berkontribusi menghantarkan Timnas U-20 masuk putaran final Piala Asia U-20 tahun 2023 yang akan berlangsung di Uzbekistan. 

Ia datang bersama kedua orang tuanya. Kedatangan pemain Timnas ini langsung disambut Mundjidah dan diajak makan siang bersama. Wajah sumringah yang terpancar dari Rahmat Beri Santoso karena pertama kalinya menginjakan kaki di rumah dinas orang nomor satu di Jombang itu. Ia juga berkesempatan duduk sebangku bersama Forkopimda untuk melaksanakan makan pagi. 

“Kami memberikan apresiasi dan dukungan serta semangat agar terus meningkatkan karir prestasinya,” ujar Munjidah  Wahab saat menemui Rahmat Beri Santoso di pendopo Kabupaten Jombang pada Rabu (21/9/2022).

Politisi PPP ini berharap semangat Rahmat Beri Santoso tidak kendor serta bisa memberikan motivasi kepada para pemuda bahwa orang Jombang bisa menunjukan prestasi yang mentereng.

"Kami mengapresiasi, memberikan semangat, dan mendukung agar karirnya. Semoga bisa membawa nama baik Jombang. Kepada Rahmat Beri apapun yang lalukan jangan lupa berdoa dan jangan pernah meninggalkan Shalat," sambung Mundjidah Wahab.

Seperti yang diberitakan sebelumnya, perjuangan yang dilakoni Rahmat Beri Santoso mengharumkan nama Indonesia belum mendapatkan perhatian khusus dari Pemkab Jombang.

Eri Prasetyowati (40) Ibunda Rahmat Beri Santoso mengaku sempat kesulitan untuk mendukung karir anaknya menjadi pemain sepak bola prefesional. 

"Kalau tidak ada yang diadain (pinjem) kadang pamannya yang bantu, semua keluarga suport semua," jelasnya.

Menurutnya, selama ini belum pernah menerima bantuan atau penghargaan dari Pemerintah Daerah atas keberhasilan yang diraih oleh Rahmat Beri Santoso.

"Selama ini, belum ada perhatian bagi anak saya untuk menunjang karirnya di sepak bola," ungkapnya.

Rahmat Beri Santoso mencintai sepakbola sejal kecil. Rumahnya yang jauh dari kota sempat membuat keinginannya menjadi pemain sepakbola pupus karena tak ada sekolah sepakbola di dekat rumahnya. Hingga akhirnya, Rahmat Beri Santoso bergabung di SSB Pesawat FC. Di SSB itu, ia mulai mengasah kemampuan dalam bersepak bola.

"Disana saya dikasih arahan jika ingin jadi pemain sepak bola yang hebat harus kerja keras dan disiplin dalam berlatih," paparnya.

Kemudian ia mulai mengikuti beberapa seleksi yang diadakan oleh PSID Jombang dan berhasil menembus skuat PSID Jombang usia 17 pada tahun 2017 silam.

Demi menjadi pemain top dunia, ia akhirnya meninggalkan PSID Jombang dan memilih bergabung menjadi bagian dari Persebaya Surabaya usia 15 pada tahun 2019 lalu.

"Di Persebaya Surabaya satu angkatan dengan Marselino, alhamdulillah sekarang ketemu lagi di Timnas," jelasnya.

Bakatnya permainnya yang bagus di usia muda, lantas membuat tim Liga 1, Barito Putera kepincut dan merekrutnya pada 2020. Rahmat Beri Santoso akhirnya masuk ke tim utama dan dipanggil Timnas Indonesia.

Bupati meminta Beri tidak lupa menunaikan salat lima waktu dan berdoa agar karier di sepakabola semakin bersinar.

“Jangan lupa salat lima waktu. Rajin beribadah, rajin berdoa. Dan satu lagi, jangan dulu pacaran. Raih prestasi setinggi-tingginya,” tutur Bupati Mundjidah Wahab di hadapan Beri dan ibunya.

 

 

 

 

 


0 Komentar :

    Belum ada komentar.